Ini Alasan Kenapa Doraemon Jadi Robot Kucing Berwarna Biru
Doraemon dulunya tidak berwarna biru dan memiliki telinga seperti kucing pada umumnya sebelum bertemu Nobita.
Tahukah Anda bahwa Doraemon di tahun
2112 tak berwarna biru? Robot kucing asal Jepang itu punya penampilan
berbeda dengan tubuh berwarna kuning dan bertelinga seperti kucing
lainnya.
Jika Anda tak tahu, Anda bukanlah satu-satunya orang yang belum paham
masa lalu Doraemon. Menurut Ambassador event Doraemon, Yuka Tan, masih
banyak orang yang tidak mengetahui fakta ini.
"Inilah kisah dan sejarah Doraemon," ungkap Yuka dikutip dari Kompas, Kamis (4/12). "Dia dahulu bukan berwarna biru melainkan kuning."
Rupanya, dulu seorang anak yang diasuh Doraemon, Sewashi-san, sedang membuat patung tanah liat berbentuk Doraemon. Agar patungnya terlihat 3 Dimensi, ia meminta robot tikus untuk memperbaiki telinga robot kucing buatannya yang terlihat aneh.
Naas, robot tikus itu salah mengartikan perintah tuannya. Ia justru menggerogoti telinga Doraemon. Itulah alasan Doraemon takut setengah mati pada tikus.
Dengan telinga tak utuh, Doraemon dilarikan ke rumah sakit robot oleh Sewashi-san. Namun sial, dokter robot rupanya tanpa sengaja melepas semua telinga robot berkantong ajaib ini.
Sementara itu, warna tubuh kuning Doraemon berubah menjadi biru ketika ia ditertawakan oleh kekasihnya yang bernama Doramyako. Robot wanita itu tidak bisa menahan tawanya melihat Doraemon tak bertelinga.
Doraemon yang sedih kemudian mencoba menghibur diri dengan menelan cairan penyemangat. Nasib sial kembali menimpanya. Robot kucing itu justru menelan obat kesedihan.
Ia pun menangis selama 3 hari 3 malam sehingga cat tubuhnya luntur menjadi biru. Terlalu lama menangis, suara robot masa depan itu juga berubah serak seperti sekarang
"Inilah kisah dan sejarah Doraemon," ungkap Yuka dikutip dari Kompas, Kamis (4/12). "Dia dahulu bukan berwarna biru melainkan kuning."
Rupanya, dulu seorang anak yang diasuh Doraemon, Sewashi-san, sedang membuat patung tanah liat berbentuk Doraemon. Agar patungnya terlihat 3 Dimensi, ia meminta robot tikus untuk memperbaiki telinga robot kucing buatannya yang terlihat aneh.
Naas, robot tikus itu salah mengartikan perintah tuannya. Ia justru menggerogoti telinga Doraemon. Itulah alasan Doraemon takut setengah mati pada tikus.
Dengan telinga tak utuh, Doraemon dilarikan ke rumah sakit robot oleh Sewashi-san. Namun sial, dokter robot rupanya tanpa sengaja melepas semua telinga robot berkantong ajaib ini.
Sementara itu, warna tubuh kuning Doraemon berubah menjadi biru ketika ia ditertawakan oleh kekasihnya yang bernama Doramyako. Robot wanita itu tidak bisa menahan tawanya melihat Doraemon tak bertelinga.
Doraemon yang sedih kemudian mencoba menghibur diri dengan menelan cairan penyemangat. Nasib sial kembali menimpanya. Robot kucing itu justru menelan obat kesedihan.
Ia pun menangis selama 3 hari 3 malam sehingga cat tubuhnya luntur menjadi biru. Terlalu lama menangis, suara robot masa depan itu juga berubah serak seperti sekarang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar